Ibu Yang Kepalanya Ditendang Sang Anak Meninggal Karena Penyakit Komplikasi

Berita Jawa Timur terkini adanya seorang ibu yang bernama Rusmini 60 tahun yang mendadak viral karena diinjak kepalanya dan ditendang oleh Andri yang merupakan anak kandungnya sendiri. Beberapa waktu yang lalu videonya menjadi mendadak viral di media sosial. Tetapi Selasa 27 Agustus 2019 ibu malang tersebut menghembuskan nafas terakhirnya pada saat dirawat di RS Soewandi Surabaya. 

Meninggalnya ibu Rusmini ini adalah dikarenakan sakit jantung dan paru paru yang telah lama dideritanya. Pada Sabtu 24 Agustus 2019 kemarin Rusmini masuk ke RS Soewandi. Kemudian jenazah ini Rusmini dikebumikan di TPU Ngagel, Surabaya. Anak kedua ibu Rusmini yaitu Novi mengatakan jika ibunya menderita sakit komplikasi yaitu jantung dan paru paru sejak lama. Seperti yang kita ketahui jika Rusmini yang merupakan warga Tegalsari Surabaya telah meninggal dunia pada Selasa 27 Agustus 2019 sekitar pukul 14.00 WIB.

Novi menambahkan jika kematian ibunya itu tidak ada kaitannya dengan Andri yang merupakan adik kandungnya. Almarhumah ibu Rusmini sebelum meninggal dunia memberi pesan kepada Novi dan kakaknya untuk selalu menjaga Andri dan ayahnya. Supaya nantinya sang adik Andri menjadi orang baik. Novi menambahkan jika ibunya sudah lama sakit, selama ini meski ibunya sakit tetapi tidak mau dioperasi.

Di tempat yang terpisah, Kompol Rendy Surya Aditama selaku Kapolsek Tegalsari membenarkan jika Selasa 28 Agustus 2019 kemarin, ibu Rusmini telah meninggal dunia. Dikatakan jika Rusmini meninggal karena sudah sejak lama menderita penyakit jantung dan paru paru. Rendy mendapatkan informasi meninggal dunianya ibu Rusmini dari Syukur anak pertama Rusmini.

Sebelumnya beredar kabar jika adanya kasus seorang anak yang menginjak kepala ibu kandungnya sendiri di kota Surabaya, Jawa Timur, yang akhirnya damai. Terjadinya perdamaian tersebut setelah dipilihnya jalan mediasi oleh pihak keluarga untuk bisa menyelesaikan persoalan tersebut pekan lalu. Seperti yang telah kita ketahui jika di media sosial telah beredarnya video dimana ada seorang anak yang bernama Andri 21 tahun yang meginjak kepala ibu kandungnya sendiri yang telah berusia 60 tahun yaitu ibu Rusmini. Video warga Tegalsari itu pun menjadi viral dan menuai kecaman serta kemarahan publik.

Polek Tegalsari pun bergerak cepat dengan melakukan pemeriksaan terhadap Andri. Tetapi belakangan ini kasus tersebut berakhir damai setelah pihak keluarga memilih jalur mediasi dan kekeluargaan untuk menyelesaikan kasus tersebut. Kompol Rendy Surya Aditama selaku Kapolsek Tegalsari mengatakan jika kasus Andri tersebut telah ditangani dan berakhir dengan damai sesuai dengan permintaan pihak keluarga. Sebelumnya juga telah dilakukan mediasi antara Andri dengan keluarga dan perangkat kelurahan.

Rendy mengatakan jika masalah Andri tersebut telah berakhir dengan damai secara kekeluargaan dan mediasi. Untuk kedepannya anak tersebut akan mendapatkan pengawasan dari Babinsa setempat. Menurut Rendy yang menjadi pemicu Andri melakukan hal buruk terhadap ibunya itu adalah karena dirinya merasa kesal sang ibu tidak memberinya uang. Rendy menambahkan pada saat kejadian memang sang ibu pada saat itu tidak memiliki uang untuk diberikan kepada anaknya. Atas perbuatannya itu, Andri sangat menyesal dan mengaku khilaf.

Tetapi apalah arti penyesalan Andri itu karena sekarang sang ibu telah tiada. Perempuan gaek bernama Rusmini itu pada akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya setelah sebelumnya sempat dirawat di RSUD Mohammad Soewandhie, Surabaya, Jawa Timur. Kabar meninggalnya ibu Rusmini tersebut telah disebar luas oleh Humas Polrestabes Surabaya melalui akun facebooknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *